SAMPURASUN....WILUJENG SUMPING DI BOMBER OFFICIAL WEBSITE "bobotoh maung bandung bersatu" persib salawasna...!!!
Tampilkan postingan dengan label bomber. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bomber. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Januari 2011

Isnan Optimistis Raih Poin

Isnan Ali optimistis tim PERSIB bisa mencuri poin di Palembang. Menurut mantan pemain bernomor punggung 25 yang pernah merumput di Sriwijaya kala diarsiteki Rahmad Darmawan ini, pelatih Daniel Roekito telah mempertimbangkan segala sesuatunya dan mempersiapkan tim semaksimal mungkin. Menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Rabu (12/1) sore, para pemain akan bermain habis-habisan demi mendapatkan poin tiga.

Maman Abdurahman bek PERSIB yang juga memperkuat timnas pada AFF cup 201O, dipastikan absen karena mendapat hukuman akumulasi kartu kuning. Meski demikian, menurut Isnan dengan absennya Maman bukan merupakan suatu hal yang menghalangi PERSIB untuk meraih kemenangan penuh sore ini. Lini belakang PERSIB dihuni oleh sederat pemain berkualitas dan pemain-pemain muda potensial seperti Nova Arianto, Baihakki Bin Khaizan, Yudi Khoerudin, dan M Agung Pribadi. Mereka sudah siap tempur.
Isnan mengatakan, lini belakang PERSIB harus bekerja keras menghadapi gempuran para pemain Sriwijaya terutama oleh pemain lini tengah dan depan, yang dihuni Keith Kayamba Gumbs, Oktovianus Maniani, dan M. Ridwan. Mereka mempunyai kemampuan membawa bola dan menciptakan peluang gol dengan kemampuan yang mereka miliki. Namun, Isnan tetap optimistis PERSIB bisa menghalau serangan yang akan dilancarkan Firman Utina dkk. Pasalnya PERSIB selama di bawah kepemimpinan pelatih Daniel Roekito telah berlatih dan mempersiapkan strategi dan taktik dalam menghadapi Sriwijaya FC. "Para pemain Sriwijaya memang memiliki kemampuan yang bagus dalam mengolah bola, terutama Gumbs. Dia bagus menggiring bola di lini pertahanan lawan hingga dapat membuat peluang gol. Untuk menghentikan pergerakannya memang cukup sulit, tetapi jika kita bekerja sama dan bisa meminimalisir suplai bola terhadapnya, saya kira penyerangan Sriwijaya bisa diredam," ujar Isnan.***
**persib.co.id

Nonton Bareng di Cafe Persib

Untuk memberikan dukungan moril kepada tim PERSIB saat bertanding melawan Sriwijaya FC, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang Sumatera Selatan, Rabu (12/1) pukul 15.30 WIB, akan digelar acara nonton bareng di Cafe Persib. Acara ini akan dimulai pukul 15.00 WIB, di Gedung Graha Panjalu, Jln. Sulanjana No.17 Bandung. Bobotoh yang ingin bergabung merasakan suasana kemeriahan acara nonton bareng bisa langsung datang ke lokasi.

Menurut Ria Nurita, Marketing PT Persib Bandung Bermartabat, pemesanan tempat bisa langsung menghubungi Cafe Persib. "Biaya satu meja untuk empat orang dikenakan biaya sebesar Rp 50.000. Bobotoh akan mendapatkan soft drink," ujar Ria. ***

**persib.co.id

Jumat, 24 Desember 2010

Daftar Pemain Cedera Bertambah

Ketika hari pertandingan melawan Sriwijaya FC Palembang semakin dekat, daftar pemain Persib Bandung yang mengalami cedera terus bertambah. Ketika Jejen Zaenal Abidin, Gilang Angga Kusumah, dan Isnan Ali masih dalam masa pemulihan, Rendi Saputra mengalami cedera di bagian kaki kanannya karena berbenturan dengan Siswanto pada sesi latihan pagi di Lapangan Sepak Bola Brigif Cimahi, Kamis (23/12).

"Ya, pada sesi latihan game, kaki kanan Rendi terkena sepatu Siswanto. Akibatnya, kaki kanan Rendi sedikit mengalami memar," kata dokter tim Persib, dr. Rafi Ghani di Mes Persib, Jln. A. Yani Bandung, Kamis (23/12).

Tentang cedera memar di kaki kanannya, Rendi membenarkannya. Menurut mantan kapten Persib U-21 yang menjuarai Liga Super Indonesia (LSI) U-21 2009/2010 ini, cedera akibat benturan semacam itu merupakan hal yang biasa. "Biasa, itu karena benturan dengan Siswanto pada saat small game. Tapi, tidak parah. Tidak apa-apa, ini hanya cedera ringan," kata Rendi.

Terapi intensif

Sementara itu, untuk memulihkan cedera yang dialaminya sejak dua pekan terakhir, Gilang dan Jejen terus menjalani terapi intensif. Baik Gilang maupun Jejen diharapkan sudah bisa mengikuti program latihan penuh mulai awal pekan depan.

"Saya kira, mulai minggu depan saya sudah bisa berlatih penuh. Tentang ketertinggalan kondisi fisik dengan pemain lainnya, saya kira tidak terlalu jauh. Saya yakin bisa segera mengejar ketertinggalan saya," kata Gilang.

Selain Gilang, Jejen yang mengalami cedera lutut pada sesi latihan perdana masa pemusatan latihan di Indramayu mengaku sudah tidak sabar segera berlatih penuh. Bersama Gilang, selama ini, Jejen hanya berlatih secara individual selain melakukan terapi intensif.

"Cedera saya terus membaik. Mudah-mudahan minggu depan sudah pulih seratus persen dan bisa latihan penuh," kata pemain yang sudah menyumbangkan satu gol untuk Persib ini

Laga Persib-Persibo Terancam Batal

Pertandingan antara Persib Bandung dan Persibo Bojonegoro, yang sedianya digelar di Stadion Siliwangi, 5 Januari mendatang, terancam batal. Persibo menyatakan mengundurkan diri dari kancah Liga Super Indonesia (LSI).

Tim yang kini diasuh oleh Sartono Anwar ini memutuskan untuk hijrah dari LSI dan memilih mengikuti Liga Primer Indonesia (LPI). Surat resmi pengunduran diri Persibo dari LSI memang belum dilayangkan.

Langkah Persibo untuk mengikuti LPI sepertinya sudah mantap. Ketika LPI diluncurkan secara resmi, Rabu (22/12) malam, Bupati Bojonegoro Suyoto menghadiri acara tersebut. Persibo sekarang lebih fokus mempersiapkan tim yang akan memulai laga di LPI pada tanggal 8 Januari.

Asisten Pelatih Persib Bandung Robby Darwis mengaku belum tahu Persibo mengundurkan diri dan laga Persib melawan Persibo terancam batal. "Saya belum tahu soal ini," katanya kepada wartawan di Lapangan Brigif, Cimahi, Jumat (24/12).

Namun, Robby menyayangkan keputusan yang diambil oleh Persibo. Tapi, jika memang itu sudah keputusan mereka, Robby pun menghormatinya. "Kalau saya sih menyayangkan sekali. Namun, kalau sudah final, apa boleh buat," kata mantan bek Persib ini.

Apakah mundurnya Persibo menjadikan keuntungan bagi Maung Bandung, apalagi Persib menghadapi jadwal pertandingan yang padat di bulan Januari? Menurut Robby itu relatif. "Kami juga harus tahu seperti apa nantinya. Kan sudah ada tim-tim lain yang bertanding melawan Persibo. Ada yang menang dan meraih hasil lain. Nantinya bagaimana," tuturnya.

Mengenai program latihan, menurut Robby hingga kini belum ada perubahan meski ada kabar Persibo mundur. Program latihan yang sudah disusun pelatih Persib Daniel Roekito tetap akan dijalankan. "Soal program latihan, engga ada yang berubah," ucapnya.

4 Pemain Timnas Diimbau segera Balik ke Persib

Cimahi - Asisten pelatih Persib Bandung Robby Darwis mengimbau empat pemainnya yang tengah membela timnas Indonesia di Piala AFF 2010 secepatnya kembali ke Persib setelah agenda timnas rampung.

Empat pemain yang saat ini membela timnas adalah Markus Horison, Maman Abdurahman, Eka Ramdani dan Cristian Gonzalez. Permintaan Robby agar keempatnya secepatnya bergabung, memang cukup beralasan.
Pasalnya, waktu antara laga terakhir timnas di Final AFF CUP 2010 yaitu 29 Desember 2010 dengan pertandingan Persib vs Sriwijaya FC, 2 Januari tahun depan sangat mepet.

"Waktu mereka sangat mepet dengan pertandingan Persib, yaitu hanya tiga hari. Jadi saya minta, saat agenda timnas selesai mereka secepatnya kembali ke Persib," kata Robby, usai memimpin latihan terakhir Persib, di Lapangan Brigif kota Cimahi, Jumat (24/12/2010).

Robby sendiri mengakui dari keempat pemain timnas Eka Ramdani paling berpeluang dimainkan saat dijamu Sriwijaya FC, di Stadion Jakabaring palembang, tahun depan.

Pasalnya ketimbang tiga pemain lainnya, Markus, Maman, Gonzales, Eka lebih banyak duduk di bangku cadangan sehingga tenaganya tidak banyak diforsir di timnas. Walhasil, Eka pun akan lebih fokus saat dimainkan Persib.

"Tim pelatih tetap akan memprioritaskan keempat pemain timnas saat melawan Sriwijaya. Namun, kita akan tanyakan dulu pada pemainnya, siap atau tidak," terangnya.

Bobotoh Cimahi Serbu Latihan Terakhir Persib

Cimahi - Ratusan bobotoh Cimahi menonton latihan terakhir skuad Persib Maung Bandung di Lapangan Brigif Kota Cimahi sebelum libur Natal, Jumat (24/12/2010) pagi.

Meski panas terik menyengat para bobotoh tetap setia menonton latihan game internal Persib yang digelar sejak pukul 8.00 hingga 9.30 WIB.

Mayoritas bobotoh yang datang adalah pelajar. Mereka datang bersama orang tuanya sambil mengisi waktu libur setelah menerima rapor.

Salah seorang orang tua yang membawa anaknya menonton latihan tim kebanggaan Jawa Barat ini mengatakan alasan dirinya pagi-pagi datang ke Lapangan Brigif.

"Saya datang ke sini diajak oleh anak saya, dia ngefans sekali sama Persib. Sekalian sambil isi liburan mereka," kata Tatang.

Lapangan Brigif yang terbuka untuk umum memang sedikit menganggu aktivitas latihan Persib. Pasalnya pada game yang digelar 2x30 menit itu, bobotoh menonton tepat di garis pinggir lapangan.

Bahkan, usai game intern itu, bobotoh langsung menyerbu para pemain yang hendak beristirahat dan mengambil air minum. Para bobotoh mengejar satu per satu pemain sekadar ingin berfoto bersama dan meminta tanda tangan. Padahal latihan belum selesai.

Usai latihan, para pemain Persib langsung berhamburan berlari menghampiri bus, sambil dikejar ratusan bobotoh. Suasanapun menjadi ramai tak terkendali. bahkan tak sedikit bobotoh yang terjatuh saat mengejar pemain.

Maman Didenda Rp 10 Juta

Selain harus absen pada saat Persib Bandung menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, 2 Januari mendatang, akibat akumulasi kartu kuning, Maman Abdurahman ternyata mendapat hukuman tambahan. Bek tim nasional Indonesia yang tengah berlaga di Piala AFF 2010 ini diganjar hukuman denda sebesar Rp 10 juta oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI karena dianggap secara sengaja menyikut pemain PSPS Pekanbaru, pada laga terakhir Persib di Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 di Stadion Kaharuddin Nasution Pekanbaru, 2 November lalu.

"Kita sudah menerima salinan keputusan Komdis PSSI untuk Maman. Selain dilarang bermain melawan Sriwijaya FC, Maman juga harus membayar denda sebesar Rp 10 juta karena dianggap terbukti menyikut pemain PSPS," kata Sekretaris Tim Persib, Yudiana di Mes Persib, Jln. A. Yani Bandung, Rabu (22/12).

Kendati dalam salinan surat keputusan Komdis ada poin hukuman larangan bermain untuk pada laga melawan Sriwijaya FC, sebagaimana dituturkan Yudiana, sebelumnya pun Maman sudah dipastikan absen akibat hukuman akumulasi kartu kuning. Kartu kuning yang didapatkannya pada saat melawan PSPS merupakan kartu kuning kedua. Kartu kuning pertama didapatkan Maman pada saat Persib dikalahkan Deltras Sidoarjo 1-4 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, 2 Oktober lalu.

Meski demikian, manajemen tim Persib berniat mengajukan surat keberatan atas vonis Komdis PSSI itu melalui jalur peninjaun kembali (PK) kepada Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid. Usai sesi latihan pagi di Lapangan Sepak Bola Brigif Cimahi, Manajer Persib, H. Umuh Muchtar sempat mempertanyakan hukuman denda Rp 10 juta untuk Maman ini.

Pemain Persib di timnas dapat bonus

BANDUNG: Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan bonus kepada pemain Persib Bandung yang bermain di tim nasional.
Sejumlah pemain Persib yang berlaga membela Timnas Indonesia adalah Christian "El Loco" Gonzales, Markus Horison, Eka Ramdhani, dan Maman Abdurrahman.
Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf mengemukakan sudah selayaknya mereka yang mengusung nama Jabar mendapatkan penghargaan dari pemerintah daerah.
Namun, Wagub Jabar itu belum mau merinci bonus yang akan diberikan kepada para pemain itu.
“Yang jelas, prestasi tim nasional yang sekarang sedang bagus-bagusnya, diharapkan akan mampu pula mendongkrak prestasi sepak bola di daerah,” katanya usai gelar pasukan pengamanan Natal dan Tahun Baru di Gasibu Bandung, hari ini.
Dede mengatakan dirinya pun ingin menonton langsung pertandingan final Indonesia melawan Malaysia, beberapa hari ke depan.
Tetapi, dia belum bisa memastikan rencana tersebut mengingat padatnya urusan pemerintahan. “Saya harus meminta izin terlebih dahulu,” katanya.

Nova Persib Senang, Kaos Timnas Diburu Pembeli

Bandung - Bek tengah Persib Nova Arianto yang dipulangkan timnas karena cedera paha mengaku senang melihat antusias masyarakat yang tengah membeli baju kebesaran timnas.

Saat dihampiri INILAH.COM di dalam mobilnya yang terparkir di pelataran Stadion Sidolig, Nova mengamati satu per satu orang-orang yang tengah menunggu perajin kaos menempelkan nama mereka di punggung kostum berwarna merah tersebut.

"Saya senang melihat tingginya antusiasme masyarakat untuk mendukung timnas, mereka begitu senang dengan prestasi kejutan yang diraih timnas," kata Nova yang mengaku menyesal tak bisa ikut berjuang bersama pasukan Alfred Riedl.

Sejak Senin (20/12/2010), Stadion Sidolig memang tak pernah berhenti disesaki para pemburu kostum timnas. Pelataran parkir Stadion Sidolig memang terkenal sebagai tempat penjualan alat-alat olah raga, mulai dari sepatu, kaus kaki, kostum, jaket, bola, hingga pernak-pernik olah raga lainnya.

Namun, pemandangan berbeda kali ini nampak di tempat tersebut, yang biasanya banyak dipajang kostum-kostum pemain Persib, kali ini seakan terbenam karena kalah pamor oleh kostum timnas merah putih yang tengah naik daun karena berhasil melaju ke babak final Piala AFF 2010, melawan Malaysia, 26 dan 29 Desember 2010.

Pekan Depan, Persib Harus Siap Tempur

Sembilan hari lagi, Persib Maung Bandung bakal segera memulai debut ketujuhnya dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011, melawan tim juara bertahan Copa Indonesia, Sriwijaya FC.

Pertandingan akan digelar di Stadion Jakabaring Palembang, 2 Januari 2011 mendatang.

Asisten pelatih Persib Robby Darwis menjanjikan, enam hari sebelum bertolak ke Palembang, timnya akan mematangkan latihan taktik dan strategi. Walhasil pada saat dijamu pasukan Ivan Kolev, pasukan Maung Bandung sudah berada di titik siap tempur.

"Pekan ini latihan masih difokuskan pada teknik individu pemain, sesuai program yang sudah disusun pelatih kepala (Daniel Roekito)," kata Robby usai memimpin latihan Atep cs, di Lapangan Brigif kota Cimahi, Kamis (23/12/2010).

Dalam latihan yang dipimpinnya pagi tadi, materi latihan yang diberikan melingkupi teknik skil individu, ball position, game kecil dan ditutup dengan latihan finisihing ke gawang.

Robby mengambil alih fungsi pelatih sebab kepala pelatih Persib Daniel Roekito sedang mudik guna merayakan hari raya Natal bersama keluarga di Yogyakarta.

“Sesuai rogram lanjutan yang dibuat mas Daniel, yang harus saya laksanakan. Rencananya besok kita akan lakukan latihan game intern selama satu jam dalam lapangan penuh di Brigif,” ujar Robby.

Rabu, 22 Desember 2010

Robby Gantikan Daniel Roekito

Asisten Pelatih Persib, Robby Darwis menyatakan kesiapannya untuk menggantikan Daniel Roekito selama mantan pelatih Persiba Balikpapan ini izin mudik ke kampung halamannya di Yogyakarta pada akhir pekan ini. Dikatakan Robby, dirinya hanya tinggal menjalankan program yang sudah diberikan Daniel. "Sebagai asisten pelatih saya harus siap kalau pelatih tidak ada. Lagipula, Daniel sudah meninggalkan program untuk dua hari selama ditinggalnya," kata Robby di Mes Persib, Jln. A. Yani Bandung, Rabu (22/12).

Dikatakan Robby, seperti sesi latihan Rabu (22/12), dalam dua sesi latihan sebelum libur hari Natal, latihan tetap difokuskan untuk peningkatan kualitas fisik di Lapangan Sepak Bola Brigif Cimahi. "Baru minggu depan, Daniel mulai membentuk kerangka tim untuk pertandingan yang sesungguhnya," ujar Robby.***

Persib U-21 Kalahkan UNI

Kesebelasan Persib U-21 mengalahkan UNI 2-1 pada pertandingan uji coba di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Rabu (22/12). Pertandingan ini sempat diwarnai pengusiran striker Persib U-21, Rudi Geofani yang melakukan pelanggaran keras terhadap pemain UNI. Dalam pertandingan tersebut, dua gol kemenangan Persib U-21 disumbangkan Asep Amung pada menit 66 dan Imam Syafei pada menit 73.

Persib U-21 sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Yogi pada menit 16 lewat titik penalti. Meski menang, Pelatih Persib U-21, Asep Sumantri belum puas atas permainan anak asuhnya, terutama menyangkut kerjasama dan kontrol emosi. "Mental pemain menjadi prioritas pembenahan kami ke depan. Saya juga melihat kerjasama pemain juga harus dibenahi," kata Asep, usai pertandingan. ***

Kondisi Pemain Persib 80 Persen

CIMAHI, (PRLM).- Pada perkembangan latihan hari ketiga pekan ini, Pelatih Persib Daniel Roekito menyatakan kondisi anak asuhnya sudah mencapai 80 persen untuk menghadapi Sriwijaya FC 2 Januari 2011 mendatang.
Dari segi komunikasi, Atep dkk sudah menunjukan peningkatan. Selain itu, mereka terus disiplin dan menunjukan kemauan yang tinggi untuk bangkit.
Pada latihan tersebut, lanjut Daniel merupakan pertemuan terakhirnya pada pekan ini. Ia akan mengambil cuti Natal hingga Minggu (26/12) mendatang. Setelah itu, ia kembali melatih mulai Senin (27/12).
"Saya sudah meninggalkan program latihan yang saya berikan kepada Robby Darwis. Jadi dalam dua kali latihan yaitu Kamis (23/12) dan Jumat (24/12), Robby lah yang memimpin. Mereka tinggal melakukan latihan simulasi teknik dan game sport selama satu jam," katanya usai latihan yang ditemui di Lapangan Brigif 15 Kujang II, Kota Cimahi. Rabu (22/12).
Ia meminta kepada Nova Arianto dkk untuk mengikuti latihan dengan dispilin sebagaimana latihan bersamanya.
Ia menambahkan, latihan yang dipimpin Robby tersebut merupakan penyelesaian akhir. Setelah itu, pada pekan terakhir akan menginjak pada penurunan volume latihan mulai Senin (27/12).
Sementara itu, mengenai rencana tim yang akan melakukan pertandingan uji coba terakhir pada Selasa (28/12) masih belum mendapat kepastian lawan maupn tempat digelarnya pertandingan.

Cedera Isnan Kambuh

Selain Gilang Angga Kusumah dan Jejen Zaenal Abidin, persoalan cedera masih dihadapi bek Persib, Isnan Ali. Mantan pemain Sriwijaya FC ini kembali mengalami cedera pada sesi latihan pagi di Lapangan Sepak Bola Brigif Cimahi, Selasa (21/12). Akibat otot paha kanannya tertarik, Isnan terpaksa menghentikan latihan untuk mendapatkan perawatan.

Seperti dituturkan Isnan, cederanya kali ini merupakan kambuhan dari cedera yang dialami sebelumnya di Indramayu. "Saya tidak tahu kenapa, yang pasti, cedera yang kemarin di Indramayu terasa lagi. Rasanya sakit pada saat berlari," kata Isnan.

Dokter tim Persib, dr. Rafi Ghani membenarkan kambuhnya cedera pemain berusia 31 tahun ini. "Otot Isnan memang tertarik. Kita akan cek lagi kondisi cederanya," kata Rafi.

Tentang penyebab cedera Isnan, Rafi mengatakan, ada kemungkinan hal itu disebabkan kurangnya pemanasan. "Bisa juga karena Isnan terlalu memaksakan untuk latihan, padahal cederanya belum pulih benar," tambahnya.

Latihan berat

Sementara itu, sesuai dengan janjinya, pelatih Persib, Daniel Roekito mulai memberikan porsi latihan berat pada seluruh pemainnya. Menurut mantan pelatih Persiba Balikpapan ini, hingga akhir pekan ini, porsi latihan memang difokuskan ke peningkatan kualitas fisik.

Kendati porsi latihan cukup berat, Daniel membantah kalau hal itu menjadi penyebab cederanya sejumlah pemain Persib. "Cedera itu bukan karena over trainning. Sebelumnya pun Isnan sudah cedera. Cedera itu hal biasa dan saya juga sudah punya hitungan," ujar Daniel.

Gilang Mulai Berlatih Ringan

Setelah sempat beristirahat hampir dua pekan, Gilang Angga Kusumah mulai bergabung dengan rekan-rekannya pada sesi latihan pagi di Lapangan Sepak Bola Brigif, Cimahi, Senin (20/12). Gilang terpaksa harus beristirahat panjang dan absen dalam sejumlah pertandingan uji coba Persib karena cedera lutut.

Menurut Gilang, setelah beristirahat dan melakukan terapi intensif, cederanya berangsur pulih. Ia berharap, pada saat kompetisi dimulai, 2 Januari mendatang, cederanya benar-benar pulih. "Kondisi saya sudah 80 persen. Tinggal pemulihan saja. Mudah-mudahan seminggu lagi sudah pulih benar," kata Gilang, usai latihan.

Karena masih dalam masa pemulihan cedera lutut, Gilang belum diizinkan pelatih Daniel Roekito mengikuti program latihan secara penuh. Bersama Jejen Zaenal Abidin yang juga tengah menjalani masa pemulihan cedera, Gilang diinstruksikan berlatih ringan dengan bola di pinggir lapangan.

Soal kondisi Gilang, Daniel mengatakan, dalam kondisi pemulihan, ia tidak boleh memaksakan Gilang langsung berlatih keras. "Karena masih belum pulih, Gilang tidak bisa dipaksakan latihan berat," kata mantan pelatih Persiba Balikpapan ini.

Ditemui di Mes Persib, Jln. A. Yani Bandung, dokter tim Persib, dr. Rafi Ghani membenarkan, cedera Gilang belum pulih 100%. Dikatakan, Gilang masih membutuhkan waktu menjalani pemulihan.

"Gilang belum pulih benar. Makanya, pas latihan pelatih tidak mengizinkan latihan bersama pemain lainnya. Gilang masih membutuhkan terapi beberapa kali lagi," kata Rafi.

Berbeda dengan Gilang, para pemain lain yang tidak mengikuti pemusatan latihan di Indramayu seperti Baihakki Khaizan dan Hilton Mauro Moreira sudah terlibat langsung dalam latihan bersama rekan-rekannya yang lain.

Johan Diminati Persib U-21

Mantan striker Persiba Balikpapan yang sejak dua pekan lalu ikut berlatih bersama Persib Bandung, Johan Yoga Utama, diminati Persib U-21 yang tengah bersiap menghadapi Liga Super Indonesia (LSI) U-21 2011, pertengahan Januari mendatang. Karena itu, manajemen tim Persib U-21 akan segera melakukan pembicaraan, baik dengan Johan maupun pelatih Persib, Daniel Roekito yang berinisiatif mendatangkan Johan ke Bandung.

Ditemui di Mes Persib, Jln. A. Yani Bandung, Senin (20/12), Manajer Persib U-21, Edi Djukardi mengaku belum membicarakan keinginan untuk mendaftarkan Johan sebagai anggota skuadnya, baik dengan pemain bersangkutan maupun Daniel. "Belum. Sampai sekarang (kemarin sore, red) saya belum bertemu dengan Johan maupun Daniel," ujar Edi.

Dikatakan, Johan dimungkinkan didaftarkan untuk skuad Persib U-21 karena pemain yang pernah berkostum PSIS Semarang ini merupakan pemain kelahiran tahun 1990, syarat usia tertua untuk pemain LSI U-21 2011. Dari biodata yang dimiliki "GM", Johan merupakan pemain kelahiran Semarang, 19 Februari 1990.

Menurut Edi, ada keuntungan yang didapat, baik untuk tim, Persib senior maupun Johan, jika ia bersedia bermain untuk Persib U-21. Dikatakan Edi, Johan harus menunggu hingga putaran kedua jika ingin direkrut Persib senior. "Kalau mau bermain untuk Persib U-21, pendaftaran pemain LSI U-21 belum tertutup. Jika sudah terdaftar di tim U-21, Johan secara otomatis bisa dipakai tim senior jika suatu saat dibutuhkan," jelas Edi.

Duet Rudi

Minat Persib U-21 untuk merekrut Johan diamini pelatih Asep Sumantri. Postur tubuh Johan yang sangat ideal, tinggi 182 cm, menjadi daya tarik pertama yang memikat Asep, selain pengalamannya tampil di LSI senior. "Di Bandung kita sulit mendapatkan striker sejangkung itu," katanya.

Jika Johan menerima pinangan Persib U-21, hampir bisa dipastikan, Asep bakal menduetkannya dengan Rudi Geofani di lini depan pasukannya.

Senin, 20 Desember 2010

Pemain Persib di Timnas Harus Jadi Motor Penggerak Maung Bandung

Bandung - Manajer Persib Bandung Umuh Muhtar berharap para pemain Persib yang berlaga di Timnas bisa menjadi motor bagi permainan Persib ke depan. Mereka diminta menampilkan semangat dan permainan seperti yang diperlihatkan saat memperkuat Timnas.

"Tampilnya mereka di sana (Piala AFF), akan membawa cahaya bagi persib, saya harap mereka jadi motor persib dan menampilkan contoh permainan serta semangat seperti di Timnas," ujar Umuh saat ditemui di kediamannya, Jalan Desa, Kiaracondong, Senin (21/12/2010).

Saat ini 4 pemain Persib memperkuat timnas yang mampu lolos ke babak final piala AFF. Mereka yakni Markus Haris Maulana, Maman Abdurahman, Eka Ramdani, dan striker naturalisasi asal Uruguay Cristian Gonzales.

"Mereka akan membuat Persib lebih tenang, karena melihat permainan mereka sangat luar biasa di Timnas. Mudah-mudahan cita-cita kita agar Persib jadi juara akan tercapai," kata Umuh.

Terkait penampilan luar biasa Timnas, Umuh mengaku sempat memberi motivasi langsung kepada para pemain Persib di Gelora Bung Karno (GBK). Sebelum laga Indonesia dan Filiphina, Minggu (20/12/2010) lalu, Umuh sempat memanggil ke empat anak buahnya itu.

"Pukul 17.00 WIB saya panggil keempatnya, saya kasih motivasi. Saya push mereka dan mengatakan anggap ini pertandingan final. Alhamdulillah mereka dan pemain Timnas lain tampil luar biasa," tutur Umuh.

Umuh juga yakin Gonzales bisa meraih top skor di Piala AFF. Saat ini Gonzales sudah mengantongi 3 gol dan jadi top skor sementara Timnas di Piala AFF.

"Insya allah jadi top skor, kita doakan saja. Kalau dia terus main seperti itu insya allah bisa cetak gol lagi," tutup Umuh.
**detik

Gonzalez Bersinar di Timnas, Persib Makin Pede

Bandung - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengaku sangat percaya diri setelah melihat penampilan Cristian Gonzalez bersama timnas Indonesia. Ia yakin dengan kebangkitan pemain berjuluk El Loco ini, Persib akan kembali bersaing di papan atas.

Umuh mengakui dirinya sangat bangga, berkat pemain andalannya, timnas Indonesia mampu menembus partai final piala AFF CUP 2010, melawan Malaysia, 26 Desember mendatang. El Loco menyumbangkan dua golnya ke gawang Filipina di semifinal.

"Melihat penampilan Gonzalez seperti itu, saya jadi semakin percaya diri, Persib akan bersaing kembali di papan atas," kata Umuh, Senin (20/12/2010).

Terlebih, kata Umuh, Gonzalez adalah pemain didikan pelatih Persib Daniel Roekito saat keduanya masih berbaju Persik Kediri. Bahkan, saat Daniel menukangi Persik selama dua musim, pemain berjuluk El Loco ini berhasil menyandang gelar top skor dua kali berturut-turut.

"Sekarang saya tak takut lagi jika Persib berhadapan dengan tim manapun. Saya yakin di Persib, bersama Daniel, Gonzalez akan bermain sama seperti di timnas saat ini,"terang Umuh.

Gol Gonzalez dipertandingan terakhir leg kedua melawan Filipina berkat naluri gol tinggi dari striker bernomor punggung 9 ini. Setelah tendangan jarak jauh pertamanya membentur bek lawan, Gonzalez tak menyia-nyiakan kesempatan kedua untuk menendang bola liar tersebut. Dengan sekali kontrol, bola didorong ke depan dan dengan spesialisasinya Gonzalez menendang bola dengan kaki kiri melewati hadangan bek lawan.

Bola melengkung ke sudut tiang sebelah kanan tak mampu dijangkau kiper. Suasana meriah sekitar 80 ribu penonton membahana di dalam stadion untuk merayakan gol Gonzalez. Gol tersebut sekaligus membawa striker andalan Persib ini memuncaki top skor sementara Piala AFF 2010 dengan torehan 3 gol.
 **INILAH

Pemain Muda Kini Jadi Solusi

Keberanian pelatih Persib Bandung, Daniel Roekito menurunkan pemain muda dianggap sebagai langkah maju. Hal itu bisa menjadi solusi ketergantungan Persib terhadap pemain berlabel timnas.

"Pemain muda harus sering diturunkan pelatih. Bukan hanya di laga amal, tapi juga diharapkan bisa diturunkan pada laga Liga Super Indonesia (LSI)," ujar legenda Persib Bandung, Adjat Sudrajat, usai menyaksikan laga amal Persib vs Persema Malang di Stadion Siliwangi, Sabtu (18/12).

Pada laga tersebut, sejumlah pemain seperti Dias Angga, Yudi Khoerudin, M. Agung Pribadi, dan Rendi Saputra memang memperoleh kesempatan bermain. Adjat bahkan secara tegas memuji Dias Angga yang mampu bermain lugas. Selain itu, Dias juga terbukti mampu memberikan warna tersendiri pada permainan Persib.

"Dias ternyata bisa bermain dengan baik. Itu bukti bahwa pemain muda juga bisa menjadi starter," katanya.

Kendati demikian, Adjat mengakui para pemain muda tersebut masih harus terus dipoles. Masih ada beberapa hal yang dianggap mengganjal. Salah satunya ketenangan dalam bermain. "Mungkin karena baru, belum terlalu sering atau baru pertama kali main bersama seniornya, jadi agak gugup. Tetapi jika kesempatan sering diberikan, hal itu pasti akan hilang," tuturnya.

Komentar positif juga dilontarkan pelatih Persib Bandung, Daniel Roekito. Dari sejumlah pemain muda yang diturunkan, Daniel memuji penampilan M. Agung Pribadi. "Saya suka Agung. Saya lihat anak ini bagus," ujarnya.

Ia pun sempat menyatakan penyesalannya karena menurunkan Agung sebagai pemain pengganti. "Mestinya dia starter," lanjutnya.

Menurut Daniel, sebagai pemain belakang, Agung merupakan pemain yang memiliki kemampuan komplet. "Penempatan posisi, marking, dan ketenangan, cukup bagus," tegasnya.

Persib Minta Bermain Sore

Demi kenyamanan penonton dan warga sekitar Stadion Siliwangi, Panitia Pelaksana (Panpel) Persib Bandung mengajukan pengalihan waktu pertandingan pada PT Liga Indonesia. Panpel mengajukan agar laga Persib yang digelar malam dialihkan menjadi sore hari.

"Kita sudah mengajukan permohonan perubahan waktu ke PT Liga Indonesia sejak sebulan lalu. Kita meminta agar pertandingan yang digelar pukul 19.00 WIB menjadi 15.30 WIB," ujar Ketua Panpel Persib, Wahyudin Kartadinata kepada wartawan, Minggu (19/12).

Diungkapkan Wahyudin, setiap pertandingan Persib yang digelar malam maupun sore hari, bobotoh selalu memadati kawasan Stadion Siliwangi sekitar pukul 14.00 WIB. Sedangkan di kawasan itu tidak hanya berdiri stadion, tapi juga permukiman dan tempat usaha, bahkan rumah sakit (kantor PMI). "Sehingga jika laga dilaksanakan malam hari, terlalu lama bobotoh berada di kawasan itu. Ini juga bisa mengganggu kenyamanan warga lainnya. Ini juga termasuk alasan keamanan," jelas Wahyudin.

Sedangkan jika digelar sore hari, lanjutnya, bobotoh sudah bisa "cair" sekitar pukul 19.00 WIB. "Ini juga agar bobotoh tidak kesulitan mencari angkutan umum untuk kembali ke rumahnya masing-masing," lanjutnya.

Wahyudin menyangkal jika pengajuan ini terkait fasilitas Stadion Siliwangi jika menggelar pertandingan malam. "Tidak ada masalah dengan fasilitas stadion. Semua telah memenuhi standar," katanya.

Kendati demikian, Panpel Persib mengaku permohonan tersebut akan terganjal sponsor dan siaran langsung pertandingan Persib. Pasalnya pertandingan di Liga Super Indonesia memang dipengaruhi sponsor dan siaran langsung.

"Sampai saat ini kita belum memperoleh tanggapan. Jika tidak dikabulkan, kita tetap siap menggelar pertandingan malam hari," tegasnya
**GM

XL SELALU UNTUK PERSIB

XL SELALU UNTUK PERSIB
Dapatkan kartu perdana XL PERSIB di MABES BOMBER PUSAT

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design